Hosting & Domain Murah

Bantu Klik Gan

Tuesday, September 21, 2010

K-Lite Codec Pack 6.40 build 20100915 (NEW) Full Version


K-Lite Codec Pack memiliki beberapa keunggulan besar dibandingkan dengan paket codec lain:
- Selalu up-to-date dengan versi terbaru dari codec.
- Sangat user-friendly dan mudah di instal menurut keinginan anda, yang berarti bahwa Anda dapat menginstal hanya komponen yang Anda inginkan.
- Telah diuji dengan baik, sehingga paket tidak berisi codec yang bertentangan.
- Ini adalah paket yang sangat lengkap, berisi semua yang anda butuhkan untuk memutar film Anda.

Ada tiga versi K-Lite Codec Pack: Basic, Standard dan Full.
• K-Lite Codec Pack Basic hanya berisi hal-hal yang paling penting. Ini berisi semua yang anda butuhkan untuk dapat memainkan format yang paling populer dan tersebar luas.
• K-Lite Codec Pack Standard berisi semua yang anda butuhkan untuk memutar semua format yang umum digunakan. Paket ini seharusnya cukup untuk rata-rata pengguna.
• K-Lite Codec Pack Kendali berisi codec bahkan lebih. Ia juga memiliki pengkodean dukungan untuk berbagai format. Paket ini adalah untuk pengguna mahir dan orang-orang yang melakukan pengkodean sendiri.

Features of K-Lite Codec Pack 6.4.0 FULL version :

• Player:
- Media Player Classic Homecinema [version 1.3.2086]
- Media Player Classic Homecinema [version 1.2.1008.0]
• ffdshow:
- ffdshow [revision 3487]
- ffdshow VFW interface
• DirectShow video decoding filters:
- XviD [version 1.2.2]
- DivX H.264 [version 8.2.0.26]
- On2 VP7 [version 7.0.10.0]
- MPEG-2 (Cyberlink) [version 8.4.0.1014]
- MPEG-2 (Gabest) [version 1.0.0.4]
• DirectShow audio decoding filters:
- AC3/DTS/LPCM/MP1/MP2 (AC3Filter) [version 1.63b]
- Vorbis (CoreVorbis) [version 1.1.0.79]
- AAC (MONOGRAM) [version 0.9.6.0]
• DirectShow audio parsers:
- FLAC (madFLAC) [version 1.8]
- WavPack (CoreWavPack) [version 1.1.1]
- MusePack (MONOGRAM) [version 0.9.2.0 | 0.4.0.0]
- Monkey's Audio (DCoder) [version 1.0]
- OptimFROG (RadLight) [version 1.0.0.1]
- AMR (MONOGRAM) [version 1.0.1.0]
- DC-Bass Source [version 1.2.0]
- AC3/DTS Source (AC3File) [version 0.7b]
• DirectShow source filters:
- Haali Media Splitter [version 1.10.120.15]
- AVI splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- MP4 splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- Matroska splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- Ogg splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- MPEG PS/TS splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- FLV splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- CDXA Reader (Gabest) [version 1.3.1748.0]
• DirectShow subtitle filter:
- DirectVobSub (a.k.a. VSFilter) [version 2.39.5.3]
- DirectVobSub (a.k.a. VSFilter) [version 2.33]
• Other filters:
- Haali Video Renderer [version 1.9.42.1]
• VFW video codecs:
- XviD [version 1.2.2]
- On2 VP7 [version 7.0.10.0]
- huffyuv [version 2.1.1 CCE Patch 0.2.5]
- YV12 (Helix) [version 1.2]
• ACM audio codecs:
- MP3 (LAME) [version 3.98.2]
- AC3ACM [version 1.5]
• Tools:
- Codec Tweak Tool [version 4.4.4]
- Win7DSFilterTweaker [version 3.1]
- MediaInfo Lite [version 0.7.31]
- VobSubStrip [version 0.11]
- GraphStudio [version 0.3.2.0]
- Haali Muxer
- Bitrate Calculator

Changes from K-Lite Codec Pack 6.3.0 FULL to K-Lite Codec Pack 6.4.0 FULL :

- Updated Media Player Classic Home Cinema to version 1.4.2543
- Updated ffdshow to revision 3574
- Updated madFLAC to version 1.9
- Updated Haali Media Splitter to version 1.10.262.12
- Updated Codec Tweak Tool to version 4.5.0
- Updated Win7DSFilterTweaker to version 3.6

Features of K-Lite Codec Pack 6.4.0 STANDARD version :

• Player:
- Media Player Classic Homecinema [version 1.3.2086]
• ffdshow:
- ffdshow [revision 3487]
• DirectShow video decoding filters:
- MPEG-2 (Cyberlink) [version 8.4.0.1014]
• DirectShow source filters:
- Haali Media Splitter [version 1.10.120.15]
- MP4 splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- FLV splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- MPEG PS/TS splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
• DirectShow subtitle filter:
- DirectVobSub (a.k.a. VSFilter) [version 2.39.5.3]
• Other filters:
- Haali Video Renderer [version 1.9.42.1]
• Tools:
- Codec Tweak Tool [version 4.4.4]
- Win7DSFilterTweaker [version 3.1]
- MediaInfo Lite [version 0.7.31]

Changes from K-Lite Codec Pack 6.3.0 STANDARD to K-Lite Codec Pack 6.4.0 :

- Updated Media Player Classic Home Cinema to version 1.4.2543
- Updated ffdshow to revision 3574
- Updated madFLAC to version 1.9
- Updated Haali Media Splitter to version 1.10.262.12
- Updated Codec Tweak Tool to version 4.5.0
- Updated Win7DSFilterTweaker to version 3.6

Features of K-Lite Codec Pack 6.4.0 BASIC version :

• ffdshow:
- ffdshow [revision 3512]
• DirectShow video decoding filters:
- WebM VP8 [version 0.9.9.0]
• DirectShow source filters:
- Haali Media Splitter [version 1.10.120.15]
- MP4 splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
- FLV splitter (Gabest) [version 1.3.1748.0]
• DirectShow subtitle filter:
- DirectVobSub (a.k.a. VSFilter) [version 2.39.5.3]
• Other filters:
- Haali Video Renderer [version 1.9.42.1]
• Tools:
- Codec Tweak Tool [version 4.4.5]
- Win7DSFilterTweaker [version 3.1]

Changes from K-Lite Codec Pack 6.3.0 BASIC to K-Lite Codec Pack 6.4.0 :

- Updated ffdshow to revision 3574
- Updated Haali Media Splitter to version 1.10.262.12
- Updated Codec Tweak Tool to version 4.5.0
- Updated Win7DSFilterTweaker to version 3.6
- Minor changes

Important Note :

- The K-Lite Codec Pack works only on Windows 2000/XP/2003/Vista/7.

Download :

http://www.mediafire.com/?v0qpnhqg0xpc1no

Thursday, September 2, 2010

Sule - Susis (Suami Sieun Istri)

Artis : Sule
Judul : Susis (Suami Sieun Istri)
Album : Prikitiew (2010)


Sule - Susis (Suami Sieun Istri)
Download lagu mp3 gratis Sule - Susis (Suami Sieun Istri) / Suami Takut Istri. Gunakan Nada Sambung Pribadi Sule - Susis (Suami Sieun Istri) / Suami Takut Istri. Dan jangan lupa beli Kaset dan CD original Sule - Susis (Suami Sieun Istri) dari albumnya, untuk menghargai karya musisi anak negeri.







8 BALL MALINGSIA

Wednesday, September 1, 2010

Inilah Isi Pidato Lengkap Presiden SBY Terkait Hubungan Indonesia-Malaysia (1)


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato mengenai hubungan Indonesia-Malaysia usai berbuka puasa bersama prajurit dan perwira TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/9/2010) petang. PIDATO

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MENGENAI
DINAMIKA HUBUNGAN INDONESIA – MALAYSIA


Jakarta, 1 September 2010

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,
Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggakan,

Malam ini, saya ingin memberikan penjelasan kepada rakyat Indonesia mengenai hubungan Indonesia – Malaysia. Marilah kita mengawalinya dengan melihat perkembangan dan dinamika hubungan kedua negara, salah satu hubungan bilateral Indonesia yang paling penting.

Hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki cakupan yang luas, yang semuanya berkaitan dengan kepentingan nasional, kepentingan rakyat kita.

Pertama, Indonesia dan Malaysia mempunyai hubungan sejarah, budaya dan kekerabatan yang sangat erat - dan mungkin yang paling erat dibanding negara-negara lain, dan sudah terjalin selama ratusan tahun. Kita mempunyai tanggung jawab sejarah, untuk memelihara dan melanjutkan tali persaudaraan ini.

Kedua, hubungan Indonesia dan Malaysia adalah pilar penting dalam keluarga besar ASEAN. ASEAN bisa tumbuh pesat selama empat dekade terakhir ini, antara lain karena kokohnya pondasi hubungan bilateral Indonesia - Malaysia.

Ketiga, ada sekitar (2) juta saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia – di perusahaan, di kantor, di perkebunan, dan di rumah tangga. Ini adalah jumlah tenaga kerja Indonesia yang terbesar di luar negeri. Tentu saja keberadaan tenaga kerja Indonesia di Malaysia membawa keuntungan bersama, baik bagi Indonesia maupun Malaysia.

Sementara itu, sekitar 13,000 pelajar dan mahasiswa Indonesia belajar di Malaysia, dan 6,000 mahasiswa Malaysia belajar di Indonesia. Ini merupakan asset bangsa yang harus terus kita bina bersama, dan juga modal kemitraan di masa depan.

Wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Indonesia adalah ketiga terbesar dengan jumlah 1,18 juta orang, dari total 6,3 juta wisatawan mancanegara.

Investasi Malaysia di Indonesia 5 tahun terakhir (2005-2009) 285 proyek investasi, berjumlah US$ 1.2 miliar, dan investasi Indonesia di Malaysia berjumlah US$ 534 juta. Jumlah perdagangan kedua negara telah mencapai US$ 11,4 miliar pada tahun 2009. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi Indonesia – Malaysia sungguh kuat.

Namun, hubungan yang khusus ini juga sangat kompleks. Hubungan ini tidak bebas dari masalah dan tantangan. Ada semacam dalil diplomasi, bahwa semakin dekat dan erat hubungan dua negara, semakin banyak masalah yang dihadapi.

Contoh masalah dan tantangan yang kita hadapi adalah menyangkut tenaga –kerja Indonesia di Malaysia. Kita tahu bahwa keberadaan 2 juta tenaga kerja Indonesia di Malaysia, disamping memberikan manfaat bersama, juga memunculkan kasus-kasus di lapangan yang harus terus dikelola. Oleh karena itulah, sejak awal, saya berupaya keras untuk memperjuangkan hak-hak Tenaga Kerja Indonesia, antara lain menyangkut gaji dan waktu libur; memberikan perlindungan hukum, dan mendirikan sekolah bagi anak-anak TKI.

Dalam kunjungan saya yang terakhir ke Malaysia, kita telah berhasil mencapai kesepakatan, mengenai pemberian dan perlindungan Hak bagi tenga kerja kita di Malaysia.

Berkaitan dengan permasalahan hukum yang dihadapi oleh tenaga kerja Indonesia di Malaysia, pemerintah aktif melakukan langkah-langkah pendampingan dan advokasi hukum, untuk memastikan saudara-saudara kita mendapatkan keadilan yang sebenar-benarnya.

Selain masalah TKI dan perlindungan WNI, kita juga kerap menjumpai masalah yang terkait dengan perbatasan kedua negara. Masalah ini memerlukan pengelolaan yang serius dari kedua belah pihak.

Karena itulah, menyadari kepentingan bersama ini, saya dan Perdana Menteri Malaysia sering berkomunikasi secara langsung, di samping forum konsultasi tahunan yang kami lakukan, untuk memastikan bahwa isu-isu bilateral ini dapat kita kelola dan carikan jalan keluarnya dengan baik. ..

Ical Minta Malaysia Ikuti Petuah SBY

Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengapresiasi pidato SBY terkait Malaysia di Mabes TNI. Ical meminta Pemerintah Malaysia mengikuti petuah SBY.

"Mengapresiasi penjelasan Bapak Presiden SBY dalam pidato penjelasan masalah Indonesia-Malaysia. Imbauan SBY harusnya dapat dilakukan oleh Menteri yang terkait," ujar Ical kepada detikcom, Rabu (1/9/2010) malam.

Ical berharap Pemerintah Malaysia menghargai itikad baik Presiden SBY. Seperti diketahui, SBY memaparkan hubungan yang saling menguntungkan antara Indonesia dengan Malaysia dalam pidato singkatnya di Mabes TNI.

"Dan meminta kepada Pemerintah Malaysia untuk segera menanggapi imbauan Pak Presiden. SBY dengan itikad baik untuk segera menyelesaikan permasalahan perbatasan kedua negara," tegas Ical.

Sebelumnya diberitakan dalam pidato SBY di Mabes TNI, Presiden lebih banyak menekankan pentingnya hubungan kedua negara. SBY juga mendesak Malaysia segera menyepakati bersama batas perbatasan bersama Indonesia.

SBY Pilih Jaksa Agung & Kapolri yang Bisa Benahi Penegakan Hukum


Kapolri dan Jaksa Agung akan segera diganti. Presiden SBY sudah mengumumkan rencana penggantian tersebut. Bagaimana kriteria calon Kapolri dan Jaksa Agung pilihan SBY? SBY akan memilih tokoh yang bisa mempercepat reformasi penegakkan hukum dan berintegritas.

"Presiden akan akan mengangkat orang yang tepat, berkapasitas mumpuni, berintegritas tinggi, dan dapat menjalankan tugas percepatan pembenahan penegakan hukum," kata staf khusus presiden bidang hukum, Denny Indrayana, saat dihubungi detikcom, Rabu (1/9/2010).

Denny menjelaskan Presiden merencanakan konsolidasi dan percepatan reformasi penegakan hukum, termasuk dengan mengganti Kapolri dan Jaksa Agung. "Proses penggantian akan dilaksanakan sesuai dengan aturan perundangan," imbuhnya.

Proses pengangkatan dan pemberhentian Kapolri dan Jaksa Agung ini, momennya bersamaan dengan pensiunnya Panglima TNI awal September. "Secara umum,
pengangkatan dan pemberhentian Panglima TNI dan Kapolri memerlukan persetujuan DPR, yang diberikan dalam rentang 20 hari kerja sejak surat Presiden sampai di DPR," imbuhnya.

Sedangkan Jaksa Agung, pengangkatan dan pemberhentiannya, diatur menurut UU Kejaksaan. "Yang merupakan hak Presiden, yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Denny.

Bantu Klik Donk GAN

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More